Tampilkan postingan dengan label Bekasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bekasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2016

Pemindahan WBP 

Kurangi Gangguan Kamtib

Cikarang, INFO_PAS – Sebanyak 29 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bekasi, Rabu (8/6) dini hari. Sebanyak 20 WBP pria dipindah ke Lapas Garut, empat WBP wanita dipindah ke Lapas Wanita Bandung, dan lima WBP anak dipindah ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak Bandung.
Proses pemindahan WBP dibantu lima personel kepolisian dan satu orang dari kejaksaan dengan menggunakan dua kendaraan dimana satu kendaraan merupakan milik kejaksaan.
“Pemindahan ini bukan sekedar mengurangi kapasitas, namun untuk mengurangi gangguan keamanan dan ketertiban serta program pembinaan untuk WBP wanita dan anak mengingat Lapas Kelas III Bekasi merupakan lapas umum yang mayoritas berisi WBP dewasa dan pria,” terang Kepala Lapas Kelas II Bekasi, Toro Wiyarto.
Selain itu, pemindahan ini juga bertujuan agar WBP anak dapat melanjutkan kembali pendidikan yang telah mereka ditinggalkan sesuai dengan yang diamanatkan dalam UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
“Pembinaan terhadap WBP anak harus mengedepankan perlakuan yang ramah anak dan berbasis budi pekerti,” tutupnya.


Kontributor: Mu’alim
Sumber : http://www.ditjenpas.go.id/pemindahan-wbp-kurangi-gangguan-kamtib/

Senin, 30 Maret 2015

KRL (Kereta Rel Listrik) 05.43 a.m. Bekasi

Kereta Rel Listrik (KRL) telah menjadi primadona para pekerja, baik yang berada di Instansi pemerintah maupun swasta. KRL merupakan salah satu angkutan umum yang menjadi tulang punggung kehidupan banyak orang begitu juga dengan diriku sekarang. 

Tinggal didaerah Bekasi dan bekerja di Jakarta Pusat, membuatku memilih tranportasi ini sebagai teman seperjuangan mencari kehidupan dan penghidupanku. Lima (5) hari dalam seminggu (kalo gak ada tanggal merah) ku menumpang padanya untuk mencapai tujuanku.

KRL 05.43 a.m. menjadi idolaku dikala ku ingin mencapai tempat dimana ku harus berada selama hari kerja. KRL yang terbilang manusiawi (kata temanku) membuatku selalu memilihnya walau di hari senin sedikit harus mengeluarkan tenaga lebih. Tidak peduli ku harus bangun awal untuk dapat menjumpainya. Tentunya, bukan hanya aku yang melakukan hal tersebut.

KRL 05.43 a.m. jikalau kau tidak hadir 1 hari saja maka akan terasa berat perjalananku. Jika ku terlambat 1 menit saja maka gundah rasa hatiku. Dengan jadwal baru adakah berubah kedatanganmu?

KRL 05.43 a.m. teman seperjuanganku